Selamat Datang di Universitas Konservasi

Universitas Negeri Semarang memiliki visi menjadi universitas konservasi, bertaraf internasional, yang sehat, unggul, dan sejahtera pada tahun 2020. More »

Mengelola Konservasi Sepenuh Hati

Kami berkomitmen untuk menjadi badan yang mengembangkan tata kelola kampus berbasis konservasi. More »

Menanam Pohon, Menanam Harapan

Menanam di hari ini memberi sejuta arti bagi kelestarian bumi dan kehidupan anak cucu kita nanti. More »

Di Kampus: Nggowes Yuk !

Mari gunakan transportasi ramah lingkungan, nggowes yuk! More »

Melestarikan Budaya Bangsa

Selain konservasi fisik, dikembangkan pula konservasi budaya. Tujuannya agar kita tidak lupa jati diri dan identitas bangsa. More »

 

Launching Pasar Krempyeng Nyeni Unnes

 

IMG_3217UPT Pengembangan Konservasi (BANGVASI) menyelenggarakan kembali Pasar Krempeng Nyeni pada Minggu, 1 Mei 2016.

Pasar Krempyeng Nyeni merupakan salah satu kegiatan dari UPT Bangvasi untuk mengenalkan nilai-nilai konservasi kepada seluruh warga Unnes dan masyarakat sekaran. Pada kesempatan tersebut bapak WR IV berkesempatan membuka kegiatan dengan didampingi oleh kepala UPT konservasi, uniknya pembukaan tersebut tidak menggunkan gong atau semacamnya tetapi menerbangkan burung merpati.

Kegiatan ini mendapat atusiasme positif dari seluruh elemen masyarakat dan warga Unnes, pasar krempyeng nyeni bukan semata-mata hanya kegiatan berdagang seperti pasar biasa tetapi ada pengenalan nilai konservasi yaitu tentang etika, seni, dan budaya dengan menampilkan kesenian seperti pencak silat, teater, tari tradisional, fashion show, dan pertunjukan musik yang semua itu ditampilkan oleh seluruh mahasiswa yang tergabung dalam UKM sebagai pengenalan eduwisata Unnes.

Disela berkeliling pasar krempyeng nyeni di Unnes kepala UPT Bangvasi Bapak Kusmuriyanto menyampaikan bahwa “Semoga kegiatan ini nanati dapat dilaksanakan setiap minggunya, dan kita setiap event ini semakin berkembang dengan baik sehingga kita menjadi tempat atau pusat eduwisata di Unnes ini, untuk mewujudkan itu lewat pasar krempyeng dan kegiatan lainnya” beliau menambahkan “Kegiatan tersebut dapat memberdayakan masyarakat sekitar Unnes juga sebagai pembelajaran kewirausahaan untuk mahasiswa”.

Walapun acara baru diselenggarakan banyak komentar yang positif dari mahasiswa sebut saja Oche dan Ratna. mereka berkomentar “Acara ini bagus sekali, bisa untuk acara anak-anak Unnes biar lebih sehat, dan memang acara ini benar-benar bagus karena bisa menjadi ajang temen-temen pemuda yang punya komunitas atau event apa saja bisa gabung di acara ini” ujar mereka.

Jangan khawatir yang lupa buat belum datang minggu ini karena kegiatan ini akan dilaksanakan setiap minggunya di sepanjang jalan tengah kampus barat Unnes pada pukul 06.00 sampai 10.00 WIB. See you next week.

 

 

Bangvasi Beraksi Saat Hari Bumi “Sewu Asta”

IMG_3152

UPT Pengembangan Konservasi (Bangvasi) memperingati Hari Bumi tahun 2016 Jumat (22/4) memberlakukan Car Free Day atau hari bebas kendaraan di lingkungan kampus barat Unnes.

Apel Hari Bumi ini,  Kepala UPT Konservasi melaporkan “kebijakan bebas kendaraan bermotor berlaku pada pukul 06.30 – 14.30 WIB sebagai salah satu ekspresi memperingati Hari Bumi”.

Dalam kesempatan tersebut Rektor Unnes juga memberikan penghargaan kepada petugas kebersihan Unnes atas dedikasinya dan semangat juang dalam membersihkan Universitas Negeri Semarang. Laskar Hijau panggilan bagi petugas kebersihan terbaik, mereka adalah Romanah tempat tugas Gedung Pusat Rektorat, Suryanto tempat tugas Fakultas Ilmu Pendidikan, Sudaryanto tempat tugas Fakultas Bahasa dan Seni, Sutrimo tempat tugas Fakultas Ilmu Sosial, Turyati tempat tugas FMIPA, Nasikin tempat tugas Fakultas Teknik, Soleh tempat tugas Fakultas Ilmu Keolahragaan, Solikhin tempat tugas Fakultas Ekonomi, Diana Sisworo tempat tugas Fakultas Hukum, dan Agus Riyadi tempat Pascasarjana Unnes.

Selain itu, dalam memperingati hari bumi UPT Konservasi dengan Kader Konservasi telah menghijaukan daerah Banjir Kanal Barat Semarang bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Camat Semarang Barat serta Lurah Krapyak. Dilanjutkan dengan kegiatan Sewu Asta diantaranya cabut paku dari Kretek Wesi sampai Patemon, bersih-bersih lingkungan sekitar kampus Unnes, sosialisasi diet kantong plastik dengan membagikan tas cantik, dan membagikan kompos.

Tujuan kegiatan ini agar masyarakat sekitar Unnes pada umumnya dan seluruh warga Unnes pada khususnya mengerti pentingnya menjaga bumi baik dari segi energi dan lingkungan serta aspek lainnya serta berharap kegiatan seperti ini dapat  diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya saat memperingati hari bumi dimulai dari diri sendiri.

Menurut Abu Rizal Sufyan dari BEM KM dalam akun sosial medianya menyampaikan terkait peringatan hari bumi kali ini bahwa “Aktivitas dan sikap hari ini mungkin tidak berpengaruh besar untuk dunia, tapi langkah besar tidak akan terwujud jika tidak ada langkah kecil. Paling tidak hari ini kita mampu bergerak di lapangan, bukan di keyboard” ujarnya.

 

Kader Konservasi Hijaukan Kota Semarang

20160416_081355

UPT Pengembang Konservasi Unnes (Bangvasi) bersama kader konservasi yang terdiri dari BEM KM Unnes, UKM Mahapala, KSR, Resimen Mahasiswa serta komunitas Rumah Kompos melaksanakan kegiatan penanaman pohon flamboyan dalam rangka program penghijauan kota Semarang khususnya wilayah Semarang Barat.

Penanaman ini disertai dengan bersih kali di area banjir kanal barat dan pungut sampah oleh Kader Konservasi dan UPT Pengembang Konservasi Unnes.

Kegiatan yang diadakan oleh surat kabar Wawasan ini bekerja sama dengan pemerintah kota dan Universitas Negeri Semarang yang juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Camat Semarang Barat serta Lurah Krapyak.

Aksi ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan agar mampu menjaga dan melestarikan bumi.

SMA Mojotengah rindu Bimbingan UPT Konservasi

IMG_2607

kunjungan SMA N 1 Mojotengah yang merupakan juara I Green School Award (GSA) 2012 dan 2013 mengunjungi UPT Pengembangan Konservasi pada Kamis, 14 April 2016. Kunjungan ini disamping untuk menjalin kembali silaturahmi yang pernah ada, juga memohon restu untuk mengikuti adiwiyata tingkat Asean. Adapun yang datang adalah kepala sekolah sma n 1 mojotengan Ibu Sri Widyastuti, Koordinator adiwiyata SMA bapak Endang, Waka Sarpras dan Bendahara Sekolah.

“Berkat mengikuti green school award, sma 1 mojotengah menemukan jati diri/identitas sekolah, dan sekarang ketika green school ya sma 1 mojotengah. Masukan-masukan dan arahan dari UPT pengembangan konservasi khususnya bapak kusmuriyanto membuat sekolah kami mendapatkan bantuan dari dinas terkait, yang terbaru mendapatkan bantuan 100 juta lebih untuk taman, biodegester, solar cell, biopori dari BLH” ucap Kepala Sekolah SMA N 1 Mojotengah

‘Alhamdulillah, SMA N 1 Mojotengah menjadi Perintis sekolah hijau di wilayah wonosobo’ tambah bu kepala sekolah.

Bapak Endang menambahkan, berkat GSA pendaftar sekolah meningkat drastis, diibaratkan sebelum ikut GSA setiap ada pendaftar pasti diterima disekolah, dan setelah SMA N 1 Mojotengah mengikuti GSA, sampai menolak 200 pendaftar, ini berkat GSA tegasnya.

SMA N 1 Mojotengah pun menjadi penggerak dan membimbing sekolah di wilayah wonosobo dan sekolah yang berpotensi mengikuti GSA baik sekolah di jawa tengah maupun di DI Yogyakarta, dan dengan ini kami ingin MoU kerjasama untuk memudahkan kami bergerak sebagai panjang tangan UPT Pengembangan Konservasi dalam peran serta kepedulian konservasi lingkungan, tambah ibu Sri Widyastuti.

SMA 1 Mojotengah berharap kunjungan dari UPT Pengembangan Konservasi serta dilibatkan dalam berbagai kegiatan nya.