Pembuatan waste water treatment

WWT

Limbah cair jika tidak dikelola dengan benar dapat menimbulkan bahaya. Dekomposisi dari zat organik yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan timbulnya gas yang berbahaya. Selain itu limbah cair yang tidak dikelola akan mengandung mikroorganisme yang patogenik serta zat-zat yang menimbulkan penyakit. Air limbah juga dapat mengandung nutrien yang berlebih, yang dapat merangsang tumbuhnya tumbuhan air yang mungkin mengandung zat-zat yang toksik bagi tubuh. Untuk alasan tersebutlah perlu adanya pengelolaan air limbah, yang dimulai dari pengurangan dari sumbernya, pengolahan, hingga dibuang.
Permasalahan yang berikutnya adalah masih banyaknya air yang telah dipergunakan oleh masyarakat tetapi kemudian dibuang begitu saja ke badan air atau lingkungan sekitar, sehingga berpotensi mencemari dan mengakibatkan timbulnya vektor penyakit. Salah satu sumber penghasil air limbah di lingkungan kampus adalah tempat beribadah seperti masjid atau mushola kampus. Untuk menangani persoalan-persoalan tersebut, setidaknya untuk mengurangi dampak negatif bagi kesehatan manusia di bidang penyediaan dan pengolahan air bersih, Divisi Waste Management Badan Pengembangan Konservasi UNNES berupaya mencoba memberikan solusi dengan melaksanakan workshop pembuatan prototype waste water treatment dengan teknologi tepat guna.
Saat ini pembuatan prototype waste water treatment sedang dalam tahap realisasi pelaksanaan di area Masjid Ulul Albab, Kampus Unnes Sekaran-Gunungpati

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


four × 4 =