Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Surya

PLTS

Universitas Negeri Semarang sangat peduli terhadap upaya penggunaan energi terbarukan, salah satunya yaitu matahari sebagai sumber energi.  Untuk itulah Unnes perlu memiliki model atau prototipe pembangkitan listrik tenaga surya. Seperti diketahui bahwa modul-modul surya yang sekarang berada di Unnes dipergunakan sebagai penerangan  di shelter-shelter yang tersebar di area kampus barat maupun timur, pemanfaatanya tidak maksimal

bahkan beberapa komponen yang ada di setiap shelter telah hilang/rusak.  Sehingga tidak dapat berfungsi sebagai sumber energi untuk penerangan.

Guna  memanfaatkan modul-modul surya tersebut maka  Badan Pengembangan Konservasi Unnes melalui Divisi Clean Energi, berupaya untuk mengadakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), yaitu modul-modul surya dipasang secara komunal untuk menerima sinar matahari secara kolektif, kemudian dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk berbagai keperluan. Di sisi lain bahwa PLTS komunal tersebut merupakan percontohan pembangkit energi bersih yang ramah lingkungan, hal ini sebagai implementasi pemanfaatan energi non fosil di kampus konservasi.

Hingga saat ini, proses pelaksanaan kegiatan sudah dalam tahap awal pengerjaan pondasi dan tiang penyangga yang berlokasi si kawasan sekitar embung Unnes

1 Comment

  1. Saya setuju dengan diadakannya pembangkit listrik tenaga surya karena dengan kita memanfaatkan sinar matahari sebagai tenaga surya berarti kita bisa memanfaatkan alam sekitar dan bisa menghemat energi

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


thirteen + nineteen =