Bangvasi Beraksi Saat Hari Bumi “Sewu Asta”

IMG_3152

UPT Pengembangan Konservasi (Bangvasi) memperingati Hari Bumi tahun 2016 Jumat (22/4) memberlakukan Car Free Day atau hari bebas kendaraan di lingkungan kampus barat Unnes.

Apel Hari Bumi ini,  Kepala UPT Konservasi melaporkan “kebijakan bebas kendaraan bermotor berlaku pada pukul 06.30 – 14.30 WIB sebagai salah satu ekspresi memperingati Hari Bumi”.

Dalam kesempatan tersebut Rektor Unnes juga memberikan penghargaan kepada petugas kebersihan Unnes atas dedikasinya dan semangat juang dalam membersihkan Universitas Negeri Semarang. Laskar Hijau panggilan bagi petugas kebersihan terbaik, mereka adalah Romanah tempat tugas Gedung Pusat Rektorat, Suryanto tempat tugas Fakultas Ilmu Pendidikan, Sudaryanto tempat tugas Fakultas Bahasa dan Seni, Sutrimo tempat tugas Fakultas Ilmu Sosial, Turyati tempat tugas FMIPA, Nasikin tempat tugas Fakultas Teknik, Soleh tempat tugas Fakultas Ilmu Keolahragaan, Solikhin tempat tugas Fakultas Ekonomi, Diana Sisworo tempat tugas Fakultas Hukum, dan Agus Riyadi tempat Pascasarjana Unnes.

Selain itu, dalam memperingati hari bumi UPT Konservasi dengan Kader Konservasi telah menghijaukan daerah Banjir Kanal Barat Semarang bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Camat Semarang Barat serta Lurah Krapyak. Dilanjutkan dengan kegiatan Sewu Asta diantaranya cabut paku dari Kretek Wesi sampai Patemon, bersih-bersih lingkungan sekitar kampus Unnes, sosialisasi diet kantong plastik dengan membagikan tas cantik, dan membagikan kompos.

Tujuan kegiatan ini agar masyarakat sekitar Unnes pada umumnya dan seluruh warga Unnes pada khususnya mengerti pentingnya menjaga bumi baik dari segi energi dan lingkungan serta aspek lainnya serta berharap kegiatan seperti ini dapat  diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya saat memperingati hari bumi dimulai dari diri sendiri.

Menurut Abu Rizal Sufyan dari BEM KM dalam akun sosial medianya menyampaikan terkait peringatan hari bumi kali ini bahwa “Aktivitas dan sikap hari ini mungkin tidak berpengaruh besar untuk dunia, tapi langkah besar tidak akan terwujud jika tidak ada langkah kecil. Paling tidak hari ini kita mampu bergerak di lapangan, bukan di keyboard” ujarnya.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


five × 1 =