Diklat Kader Konservasi, Memupuk Jiwa Konservasi sejak dini

Pendidikan dan pelatihan (diklat) Kader Konservasi Tingkat Pemula memasuki kali ke empat dilaksanakan di Kampus Universitas Negeri Semarang. Kegiatan yang bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Tengah ini sukses dilaksanakan. Dengan standar kader yang ditentukan oleh BKSDA, peserta akan mendapatkan Kartu Tanda Anggota Kader BKSDA dengan materi dalam kegiatan ini pun ditentukan oleh BKSDA sebagai syarat diakuinya kader konservasi tingkat pemula di BKSDA.

Dengan tema penanaman karakter konservasi pada generasi muda, diklat kader ini bertujuan untuk menanamkan semangat, kecintaan serta jiwa konservasi pada generasi muda, peserta kali ini diharapkan menjadi embrio dalam menularkan semangat konservasi dengan dasar-dasar yang diperoleh dalam diklat kader, dengan materi yang terstandarisasi BKSDA serta ilmu yang diperoleh dari berbagai narasumber, diharapkan menjadikan pribadi kader yang kokoh, kuat serta memiliki komitmen dan berintegritas tinggi dalam melaksanakan konservasi ditataran kampus dan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu s.d Minggu, tanggal  26 s.d 27 November 2016 di Hutan Wisata Tinjomoyo. Diikuti oleh 80 peserta dari UKM/perwakilan mahasiswa tiap fakultas, dengan narasumber yaitu Drs. Kusmuriyanto, M.Si dari UPT Pengembangan Konservasi membawakan tema dasar-dasar konservasi dan 7 pilar konservasi, Budi Santoso, S.Si, M.Si dari Balai Konservasi Sumber daya Alam dengan tema dasar-dasar Ekologi, Sisca Febrianti, S.P dari Balai Konservasi Sumber daya Alam dengan tema Keanekaragaman Flora Fauna, M. Syafradi, S.Hut, M.Sc dari Dinas Kehutanan jawa Tengah dengan tema Kehutanan Umum dan Bina Cinta Alam, Drs. Wahjoedi Fadjar dari Badan Penanggulangan Bencana daerah Prov. Jateng dengan tema Bencana alam dan dasar-dasar P3K ,  Rita Rhoy Kana, S.S dari LSM Bunda dan Buah hati dengan tema dasar-dasar kepemimpinan, Gunawan Permadi dari redaksi wawasan dengan tema komunikasi serta Arief Khristanto, S.Hut, M.Si dari LSM Bintari dengan tema kerjasama tim dan dinamika kelompok.

Materi akhir yang ditentukan oleh BKSDA adalah wisata alam. Wisata Alam pada diklat kali ini, peserta diajak untuk berkunjung ke Taman Djamoe Indonesia (TDI) di Bergas. Peserta kali ini belajar cara mengolah jamu, serta mengenal pohon dan tumbuhan jamu di indonesia lewat wisata alam nya.

Salam Konservasi

#Latepost#

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


seven + 20 =