Manfaatkan Nasi Basi, Garuda Konservasi Sabet 3 Penghargaan Internasional di Malaysia

Garuda Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus dalam ajang International Innovation Creativity and Technology Exhibition (i2creaTE 2019) di Seri Pasific Hotel, Kuala Lumpur Malaysia, Jumat-Minggu (12-14/4).

Tim yang beranggotakan Eka Nur Afiani, Listi Hanifah, Eva Alkana, Ansharullah Widiansyah, Aditya Yanuar Pramana dan Sulistyawati memboyong 3 penghargaan bergengsi yaitu, Silver Medal, Special Award dari India, dan Excelent Award dari WICO Korea.

Melalui karyanya, Garuda Konservasi menonjolkan penyajian pupuk menggunakan nasi basi dan pengaplikasian sistem cashless di setiap kegiatan trasaksi, mulai dari pendaftaran, hingga meninjau langsung proses pembuatannya dalam tempat pariwisata. Pelatihan menanam dan pembuatan pupuk dari nasi basi dikemas ke dalam tiga jenis paket kolektif yang ditawarkan dalam program sogem.

Karya dengan judul “Sogem” tim ini berharap perekonomian dan kualitas sumber daya manusia khususnya para petani di Kabupaten Sragen dapat meningkat serta mampu mengikuti era industri 4.0 dengan memaksimalkan bonus demografi.

Menurut koordinator i2creaTE 2019 untuk delegasi dari Indonesia Faradhila Iklimah, kompetisi ini menghasilkan banyak ikatan relasi dari berbagai negara. Selain itu hasil pameran produk-produk inovasi tersebut dapat dijadikan bahan referensi bagi para peserta untuk mengikuti lomba-lomba atau kompetisi lainnya (Sumber: unnes.ac.id)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


4 × one =