Olah Alpukat, Mahasiswa UNNES Dorong Percepatan Agrowisata Edukatif Bergas Kidul

Sabtu (19/10),  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemitraan Universitas Negeri Semarang mengajak masyarakat Dusun Krajan, Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang untuk mengolah buah alpukat menjadi makanan dan souvenir untuk mendukung percepatan agrowisata edukatif.

Muhammad Nur Taufik, Koordinator Mahasiswa KKN Kemitraan Desa Bergas Kidul menjelaskan, bauh alpukat merupakan salah satu  potensi unggulan yang dimiliki oleh Desa Bergas Kidul. Akan tetapi, saat ini masih belum mampu didayagunakan secara optimal karena terbatasnya aksesbilitas ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kompetensi sumber daya manusia yang belum mampu mengolah buah alpukat yang tersedia secara maksimal.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang bagi Tim KKN Kemitraan 2B UNNES menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kuliner dan Souvenir Olahan Alpukat bagi Ibu-ibu PKK Desa Bergas Kidul yang diselenggarakan di Balai Desa Bergas Kidul.

Melalui arahan dan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Amidi SSi MPd dan Kepala Desa Bergas Kidul Saiful Hadi, Tim KKN mengundang 36 Ibu-ibu kader PKK aktif dari enam dusun yang ada di Desa Bergas Kidul.

Sekretaris Desa Bergas Kidul Anas Maulana menyampaikan, memang selama ini Bergas Kidul menjadi penghasil buah alpukat namun belum maksimal dalam pengolahan dan pemasarannya. Beliau berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi titik awal warga Bergas Kidul untuk menghasilkan produk olahan alpukat yang bernilai. Utamanya untuk mendukung percepatan Agrowisata Edukatif Bergas Kidul.

Wiyadi, salah satu ibu-ibu PKK Dusun Kemloko mengapresiasi kegiatan ini dan merasa sangat bangga dapat bekerja sama dengan mahasiswa KKN dari UNNES untuk memajukan desanya. (Sumber: unnes.ac.id)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


7 + nineteen =