LPPM UNNES Selenggarakan Webinar Konservasi Bahan Baku dan Olahan Tempe sebagai Pangan Fungsional

Sabtu (5/9) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Webinar Konservasi Bahan Baku dan Olahan Tempe sebagai Pangan Fungsional.

Dalam webinar tersebut dijelaskan, pangan fungsional merupakan makanan/minuman mengandung senyawa bioaktif yang secara klinis terbukti dapat berdampak fisiologis bagi tubuh pengkonsumsinya. Mengkonsumsi pangan yang termasuk makanan/minuman fungsional saat ini telah menjadi trend dan “keharusan” baru dikalangan masyarakat di era pandemi saat ini.

Kegiatan yang dikemas dalam Webinar Seri 2 PUI Pangan Fungsional ini menghadirkan 4 (empat) narasumber yakni Rustono CEO Rusto Tempeh Jepang, Dosen FTP Universitas Gadjah Mada Dr. Atris  Suyantohadi, S.TP M.T,  Dosen FBS Universitas Negeri Semarang, Wandah Wibawanto, S.Sn., M.Ds, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM  Jawa Tengah Dra. Ema Rachmawati, M.Hum.

Dalam paparannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah Dra. Ema Rachmawati M.Hum. menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi dan UMKM telah mengeluarkan pelbagai kebijakan yang berpihak pada perajin /UMKM. Salah satunya adalah pelaksanaan kegiatan budidaya kedelai sebanyak 5 KUD dengan luas area 50Ha.

PUI Pangan Fungsional LPPM UNNES terus mendorong pengembangan makanan dari bahan baku lokal semacam ini yang bertujuan untuk dapat mempertahankan biodiversitas. Selain itu juga guna memelihara kearifan lokal untuk menjaga dan membangun kembali kebiasaan masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri.

(Sumber: unnes.ac.id)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


11 − 7 =