Profil Bangvasi UNNES

Bangvasi

Tanggal 12 Maret 2010 Unnes mendeklarasikan diri menjadi Universitas Konservasi. Sebagai Universitas Konservasi, Unnes bertekad untuk menerapkan prinsip-prinsip perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan secara lestari terhadap sumber daya alam dan seni budaya, serta berwawasan ramah lingkungan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Untuk mengawal kebijakan tersebut, dibentuk tim konservasi pada tahun 2009. Tim Konservasi bertugas menyusun rancangan dan blue print untuk mempersiapkan Unnes sebagai Universitas Konservasi. Keberadaan tim konservasi memiliki nilai penting karena Unnes memerlukan perancangan, pelaksanaan, dan pemantauan secara tersistematissi dalam hal pengembangan konservasi, baik fisik maupun nonfisik.

Pada tahun 2010, tim konservasi dibentuk kembali sebagai upaya mewujudkan Unnes sebagai Universitas Konservasi. Tim ini memiliki tugas untuk mengembangkan beberapa  kebijakan dann kegiatan dalam hal keanekaragaman hayati, arsitektur hijau dan tata kelola transportasi internal kampus, pengelolaan sampah, clean energy, paperless policy, konservasi seni dan budaya, serta penanganan kader konservasi. Bidang-bidang yang makin terspesialisasi dalam tim konservasi bertujuan untuk menangani bidang-bidang yang menjadi fokus pengembangan Unnes sebagai Universitas Konservasi.

Pada tahun 2011, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2011 tentang Statuta Universitas Negeri Semarang, visi Unnes sebagai Universitas Konservasi kian Tegas. Sejak saat itu Unnes memiliki visi “menjadi universitas konservasi bertaraf internasional, yang sehat, unggul, dan sejahtera pada tahun 2020”. Hal ini kian meneguhkan posisi penting Badan Pengembang Universitas Konservasi sebagai badan yang berperan penting untuk mewujudkan visi Unnes. Sejak saat itu, Tim Konservasi pada tahun 2011 menjadi Badan Pengembangan Universitas Konservasi berdasarkan SK Rektor Unnes Nomor 35/P/2011. Badan Pengembangan Konservasi UNNES merupakan salah satu Badan yang ada di UNNES, dan mempunyai tugas untuk mengembangkan nilai-nilai konservasi di lingkungan UNNES dan sekitarnya.

UPT Pengembangan Konservasi UNNES memiliki 7 divisi yaitu :

  1. Divisi Keanekaragaman Hayati
  2. Divisi Arsitektur Hijau & Transportasi Internal
  3. Divisi Pengelolaan Limbah
  4. Divisi Energi Bersih
  5. Divisi Kebijakan Nir Kertas
  6. Divisi Etika Seni dan Budaya
  7. Divisi Kader Konservasi

Pemrakarsa:

  1. Prof.Dr. Sudijono Sastroatmodjo M.Si. (Rektor Unnes 2007 – 2013)
  2. Ali Formen S.Pd.,M.Ed (Staf Ahli PR I)
  3. Dr. Margareta Rahayuningsih, S.Si, M.Si (Ka Bangvasi 2011 – 2013)
  4. Drs. Nugroho Edi Kartijono M.Si (Biologi)

Pengelola UPT Pengembangan Konservasi UNNES :

Ketua UPT Bangvasi periode 2017 : Prof. Dr. Ir. Amin Retnoningsih, M.Si

Email : konservasi@unnes.ac.id