Divisi Arsitektur Hijau dan Transportasi Internal atau disebut juga dengan Divarti adalah Sebuah divisi dalam Badan Pengembang Konservasi yang kegiatannya berbasis pada bidang arsitektur hijau dan sistem transportasi internal.

Visi : mewujudkan lingkungan binaan kampus dan sekitarnya yang nyaman bagi pengguna serta memberikan daya dukung terhadap kualitas lingkungan hidup.

Misi :

  • Efisien dalam penggunaan energi, air dan segala sumber daya yang ada.
  • Mampu menjaga keselamatan, keamanan dan kesehatan pengguna dalam mengembangkan produktivitas pengguna.
  • Mampu mengurangi sampah, polusi dan kerusakan lingkungan

Divisi ini terbagi menjadi 3 sub divisi, yaitu: landuse (tata guna lahan), green building (bangunan hijau) dan Internal Transportation System (sistem transportasi internal).

Sub divisi landuse memiliki tugas:

  1. Mengoptimalkan tata lahan dan penggunaannya
  2. Memaksimalkan pengelolaan tata lahan hijau
  3. Memaksimalkan area resapan air
  4. Mengoptimalkan kawasan-kawasan penampung sumber daya air

Sub divisi green building memiliki tugas:

  1. Meningkatkan daya dukung bangunan terhadap pengguna
  2. Efisien dalam penggunaan energi
  3. Mengoptimalkan penghawaan dan pencahayaan alami
  4. Mengoptimalkan penggunaan material ramah lingkungan
  5. Mengurangi sampah

Sub divisi internal transportation system memiliku tugas:

  1. Mengelola sistem transportasi internal (kawasan khusus)
  2. Mengurangi dampak polusi kendaraan terhadap lingkungan
  3. Memacu pengembangan sarana transportasi ramah lingkungan dan hemat energi

Tugas Pokok dan Fungsi

  1. Merancang tata kelola bangunan yang ramah lingkungan dan transportasi internal yang efisien, dan penggunaan lahan secara optimal di Universitas Negeri Semarang
  2. Menyusun pedoman dan standar pelaksanaan kegiatan untuk mewujudkan bangunan ramah lingkungan dan sistem tata kelola transportasi internal.
  3. Melakukan penelitian tentang pemanfaatan bangunan yang ramah lingkungan serta pengembangan sistem transportasi internal di kampus
  4. Melakukan pengembangan terhadap tata guna lahan secara optimal, bangunan yang ramah lingkungan dan sistem transportasi internal di Universitas Negeri Semarang
  5. Memantau pelaksanaan kegiatan pengembangan tata guna lahan, bangunan ramah lingkungan dan sistem transportasi internal
  6. Memaksimalkan pengelolaan tata lahan hijau dan area resapan air
  7. Menjalin kerjasama dengan berbagai instansi/lembaga terkait dalam pengembangan bangunan ramah lingkungan dan tata kelola transportasi yang efektif.
  8. Melakukan sosialisasi dan publikasi program, standar pelaksanaan kegiatan, dan aktivitas pengembangan bangunan ramah lingkungan dan sistem transportasi internal