Pemanfaatan Teknologi Informasi di lingkungan Unnes diharapkan mampu membuka peluang mengurangi secara signifikan penggunaan kertas dalam surat menyurat dan dokumentasi melalui Paperless Policy.

Implementasi kebijakan ini berlaku dalam pengelolaan administrasi akademik berbasis teknologi informasi, pengelolaan administrasi dokumen perkantoran berbasis teknologi informasi dan rancangan e-Administrasi.

Dengan kata lain kebijakan nir kertas merupakan program meminimalisasi penggunaan kertas dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dimiliki UNNES, antara lain dengan melakukan pengembangan sistem aplikasi berbasis web, pengembangan penerbitan online, peningkatan sarana pendukung, dan pengembangan organisai.

Melalui kebijakan Paperless Policy diharapkan konsumsi kertas akan semakin ditekan tanpa mengurangi efektifitas kerja dan merupakan salah satu upaya dalam pencegahan pemanasan global dan mengembalikan fungsi hutan sebagai paru-paru dunia.

4 Comments

  1. Jauh sebelum UNNES mendeklarasikan diri sebagai “Kampus Konservasi”, saya sejak 1997/1998 merasakan beban mahasiswa akibat krismon.Saat itu untuk tujuan mengurangi pengeluaran mahasiswa,maka tugas membuat makalah saya sarankan menggunakan kertas bekas,dibaliknya yang masih kosong bisa dimanfaatkan…saat itu aneh…sekarang…setelah 15 tahun kemudian bukan hal yang aneh lagi…Apalagi salah satu pilar konservasi UNNES adalah Paperless Policy,Nir kertas..kalau kita terpaksa menggunakan kertas maka harus digunakan secara maksimal. Presensi UNNES juga sudaah on line, sangat mendukung kebijakan nir kertas…Cuma sayangnya masih ada gedung- gedung yang wifinya belum mantab sehingga menghambat pelaksanaan presensi online…semoga secepatnya mendapaat perhatian yg berwewenang…demi terlaksananya Paperless policy….Salam Konservasi..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


9 + 7 =