Biodiversitas
Secara geografis, Unnes terletak di daerah pegunungan dengan topografi yang beragam dan memiliki tingkat keanekaragaman hayati (biodiversity) baik flora maupun fauna yang relatif tinggi.
Untuk meneguhkan diri menjadi sebuah universitas konservasi, telah dikembangkan "Taman Keanekaragaman Hayati" yang meliputi program penghijauan, pemilahan sampah organik dan anorganik, dan pengolahan sampah organik menjadi kompos.
Inventarisasi awal fauna khususnya burung dan kupu-kupu di kampus pusat Unnes pada tahun 2005, 2008, dan awal 2009, berhasil mengidentifikasi sebanyak 58 jenis burung.
Dari jumlah tersebut, 14 diantaranya dilindungi peraturan dan perundangan Indonesia; 2 jenis termasuk dalam kategori spesies yang dilindungi CITES (Conservation on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) Appendix II, I dan termasuk kelompok spesies yang dilindungi IUCN (International Union for Conservation of Nature) dengan kategori Endangered Species: EN, dan lima jenis termasuk kategori spesies endemik Jawa.
Selain itu ditemukan sebanyak 33 jenis kupu-kupu dan salah satunya merupakan jenis yang dilindungi menurut sistem perundangan Indonesia.
Berita Biodiversitas
Agenda Kegiatan
Divisi Konservasi
Link Konservasi
- Green School Award
Kompetisi tingkat SMP/MTs dan SMA/MA serta SMK se-Jawa Tengah di bidang pemeliharaan dan pelestarian lingkungan - SiOmOn
Sistem Monitoring Penanaman Pohon UNNES - Unnes Biodiversity
Database Keanekaragaman Hayati UNNES
Kegiatan Konservasi
- Bird Feeder
Pembuatan tempat makan burung yang diletakkan di daerah hijau di unnes. - Rumah Kompos
Pembuatan tempat pengolahan sampah dengan hasil output berupa pupuk kompos yang siap digunakan. - Penanaman 100.000 pohon
Penanaman 100.000 pohon di lingkungan unnes yang dilaksanakan oleh civitas akademika beserta masyarakat sekitar. - Lampu Penerangan Jalan Ramah Lingkungan
Pemasangan lampu hemat energy di beberapa tempat strategis dengan sumber energy matahari yang dapat diperbarui.