Tiga Pilar Konservasi

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

NOMOR 6 TAHUN 2017

TENTANG

SPIRIT KONSERVASI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Menimbang :

….(dst)

Mengingat  :

…(dst)

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN REKTOR TENTANG SPIRIT KONSERVASI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

Pasal 1

Dalam peraturan ini  yang dimaksud dengan :

  1. Universitas negeri semarang yang selanjutnya disingkat Unnes adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan akademik dan vokasi dalam sejumlah disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan olahraga, dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  2. Spirit konsrvasi adalah semangat, jiwa atau roh yang melandasi dalam implementasi konservasi UNNES.
  3. Lambang Konservasi adalah gambar yang menegaskan bahwa UNNES merupakan universitas yang berlandaskan spirit konservasi.
  4. Rektor adalah Rektor UNNES.

 

Pasal 2

UNNES memiliki visi menjadi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

 

Pasal 3

Visi UNNES sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 2 dilandaskan pada spitrit arum luhuring pawiyatan ing astanira.

Pasal 4

  1. Spirit arum luhuring pawiyatan ing astanira memiliki arti harum dan luhurnya wilayah ini tergantung pada tangan tangan kita.
  2. Spirit arum luhuring pawiyatan ing astanira memiliki makna rumah ilmu pengembang peradaban unggul.

 

Pasal 5

Spirit sebagaimana dimaksud pada pasal 4 dilambangkan sebagai berikut:

 

Pasal 6

  1. Lambang sebagaimana dimaksud pada pasal 5 memilikiunsur matahari, kepakan sayap, padi-kapas, tangan dan tulisan “Arum Luhuring Pawiyatan Ing Astanira”.
  2. Unsur-unsur dalam lambang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memiliki makna:
    • matahari bermakna UNNES memancarkan sinar terang sebagai sumber inspirasi keilmuan bagi peradaban;
    • Kepakan sayap bermakna cita-cita UNNES yang siap terbang tinggi menjulang angkasa;
    • padi-kapas bermakna UNNES siap mengabdi bagi kesejahteraan umat manusia;
    • Tagan mengepal bermakna tekad UNNES untuk mengawal penyelamatan bumi;
    • Tulisan “Arum Luhuring Pawiyatan Ing Astanira” bermakna spirit konservasi UNNES sebagai Rumah Ilmu Pengembangan Peradaban Unggul.
  3. Warna pada lambang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :
    • Warna Hitam bermakna Keagungan, kemakmuran, ketegasan
    • warna Merah bermakna Keberanian
    • Warna kuning bermakna Optimis, Kreatif

 

Pasal 7

Spirit konservasi dijabarkan dalam delapan nilai yaitu:

  1. Nilai inspiratif, senantiasa memiliki ide atau gagasan untuk siap bertindak melakukan kegiatan menuju keunggulan secara nasional dan internasional.
  2. Nilai humanis, senantiasa menghargai orang lain, mengharapkan dan memperjuangkan terwujudnya harkat dan martabat warga UNNES pada khususnya dan warga masyarakat pada umumnya.
  3. Nilai kepedulian, senantiasa mengindahkan, memperhatikan dan menghiraukan terhadap sesama warga UNNES, warga masyarakat, dan lingkungan alam sekitar.
  4. Nilai inovatif, senantiasa mendayagunakan pemikiran, imajinasi, stimulan dan lingkungan untuk menghasilkan produk-produk yang bersifat kebaruan.
  5. Nilai kreatif, senantiasa berpikir dan bertindak untuk menyelesaikan masalah-masalah secara cerdas berdasarkan norma-norma untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang dimiliki.
  6. Nilai sportif, senantiasa menunjukkan sikap kesatria, jujur, fair dan mau mengakui kekuatan, keberhasilan yang dimiliki orang lain, serta mengakui kesalahan dan kelemahan diri sendiri.
  7. Nilai kejujuran, senantiasa berperilaku berdasar pada upaya menjadikan warga UNNES sebagai pribadi yang dapat dipercaya dalam perkataan, sikap, tindakan dalam pekerjaan dan kehidupan keseharian berdasarkan norma-norma yang berlaku.
  8. Nilai keadilan, senantiasa tidak berpihak, berpihak pada yang benar dan tidak merugikan orang lain dan diri sendiri, memberikan kepada orang lain sesuai dengan haknya.

Pasal 8

Spirit Konservasi ditopang oleh tiga pilar yaitu:

  1. Nilai dan Karakter;
  2. Seni dan Budaya;
  3. Sumber Daya Alam dan Lingkungan.

Pasal 9

Lambang sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 digunakan untuk keperluan:

  1. Tugu Konservasi
  2. Replika tugu konservasi untuk pemberian penghargaan konservasi.

Pasal 10

Guna mengingat spirit konservasi dibangun tugu konservasi

Pasal 11

Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Pasal 11

Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur dengan peraturan sendiri.

 

Pasal 12

Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

                                               Ditetapkan di Semarang

                                               pada tanggal 3 Januari 2017

                                               Rektor

                                               Universitas Negeri Semarang

                                               TTD

                                               FATHUR ROKHMAN

 

 

It states that do not anticipate incomes but provide for all losses.

No comments.